METODE BELAJAR SEKOLAH

Fungsi Peraturan Sekolah untuk Siswa

02 November 2020 18:00

Peraturan sekolah dibuat secara resmi oleh institusi pendidikan terkait sesuai dengan situasi dan kondisi. Peraturan memuat hal yang diwajibkan dan dilarang selama anak didik berada di sekolah. Apabila ada yang melanggar, siswa akan dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Tata tertib ini dibuat untuk menciptakan iklim pendidikan yang santun dan sehat sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan lancar. Setiap anak didik pasti mempunyai karakter yang berbeda-beda. Karena itulah, tata tertib harus dibuat untuk mendisiplinkan mereka. Berikut ini fungsi tata tertib untuk siswa selengkapnya.

Fungsi Peraturan Sekolah untuk Siswa

Setiap kelompok masyarakat atau organisasi pasti memiliki aturannya sendiri. Begitu juga dengan sekolah. Terlebih lagi, sekolah adalah lembaga atau institusi yang salah satu tujuannya adalah membentuk karakter anak. Berikut ini beberapa fungsi peraturan yang diberlakukan di sekolah.

1.     Alat untuk Mengatur Perilaku dan Sikap Siswa

Fungsi peraturan sekolah yang pertama yakni mengatur perilaku siswa selama berada di lingkungan sekolah. Hal ini penting untuk terciptanya lingkungan yang kondusif, aman, dan nyaman untuk belajar. Tata tertib juga dibuat agar para siswa dapat menghormati aturan-aturan dan belajar untuk mengendalikan diri.

2.     Sebagai Sarana Pendidikan

Fungsi peraturan di sekolah yang selanjutnya adalah sebagai sarana pendidikan. Keberadaan peraturan sekolah akan memperkenalkan siswa pada perilaku baik yang perlu dibiasakan. Dengan begitu, siswa dapat lebih mudah membaur dengan kehidupan lebih luas, yakni masyarakat.

Sebelum terjun ke masyarakat, siswa sudah dibekali dengan sifat mengendalikan diri. Sifat inilah yang diharapkan mampu menciptakan iklim kehidupan yang aman, damai, dan tenang.

3.     Sebagai Pedoman Perilaku Siswa

Peraturan sekolah dapat menjadi rujukan bagi perilaku siswa dan mendorong mereka untuk bertidak sesuai sifat sosial yang baik di masyarakat. Tata tertib juga diciptakan sebagai salah satu cara membentuk kedisiplinan siswa. Nantinya, siswa diharapkan mampu berperilaku sesuai dengan standar moral yang berlaku.

4. Melatih Keterampilan Sosial dan Soft Skills

Saat berada di sekolah, para siswa akan berinteraksi dengan guru dan siswa lain. Di sinilah diperlukannya peraturan atau tata tertib sekolah. Misalnya, saat berbicara dengan guru, para siswa harus bersikap sopan dan menghormati guru.

Siswa juga dilarang berkelahi di sekolah. Jika siswa mampu mengikuti peraturan ini, mereka pun siap terjun di masyarakat dengan belajar menghormati dan mengetahui bahwa berkelahi bukanlah sikap terpuji.

5. Melatih Kejujuran

Tujuan lain dari adanya peraturan di sekolah adalah melatih kejujuran. Misalnya, setiap siswa yang tidak masuk harus memberikan surat keterangan seperti sakit atau izin. Hal ini dilakukan untuk menghindarkan para siswa membolos tanpa keterangan.


6. Mengajarkan Tanggung Jawab

Jika guru memberikan tugas, siswa harus mengerjakannya. Hal ini merupakan bentuk tanggung jawab siswa atas apa yang diamanatkan. Jika tidak mengerjakan, siswa pun akan mendapatkan konsekuensi sesuai peraturan yang berlaku.

7. Mengefektifkan Kegiatan

Tidak adanya peraturan sekolah akan membuat semua kegiatan menjadi berantakan. Misalnya, siswa bebas berangkat sekolah kapan saja dan tidak ada sanksi bagi mereka yang terlambat. Hal ini pasti akan mengganggu proses belajar mengajar. Apalagi jika mereka dibebaskan bermain handphone saat jam pelajaran. Untuk itulah tata tertib perlu dibuat agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung efektif.

Di zaman modernisasi seperti ini, belajar dengan model menghafal, dikte, dan mencatat tidak lagi efektif. Model seperti ini justru membuat anak tidak kreatif dan mematikan bakat mereka. Berdasarkan hal ini, hadirlah sekolah inklusi sebagai alternatif sarana belajar.  

Sekolah inklusi menyediakan sistem belajar yang fleksibel sesuai dengan pola pembelajaran masing-masing siswa. Sekolah ini tidaklah menekankan semua siswa harus menguasai materi, tetapi lebih fokus pada kemampuan anak dan mengembangkan bakat mereka.

Saat ini, informasi tentang sekolah inklusi bisa dengan mudah didapatkan di dunia maya. Anda bisa memanfaatkannya untuk menggali informasi tentang sekolah berkonsep inklusif ini.