Ketahui Cara Mengajari Anak Membaca sejak Dini
01 September 2020 00:00
Kegiatan membaca merupakan salah satu pengalaman baru
bagi anak-anak. Ketika mereka mulai tertarik pada buku, mungkin itu waktunya Anda mulai mengenalkan anak
membaca. Pengenalan petualangan baru ini akan membuat mereka memiliki gambaran
tersendiri pada buku. Untuk itu, orang tua perlu mencari cara mengajari anak
membaca yang menyenangkan sehingga anak tidak merasa dipaksa.
Satu hal yang perlu dipahami orang tua adalah bahwa
setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam melakukan berbagai hal.
Jadi, sebaiknya orang tua tidak terlalu menuntut hasil yang sempurna dari setiap proses yang dijalani. Lakukanlah dengan sabar
dan telaten dan nikmati setiap prosesnya.
Cara Mengajari Anak Membaca
1.
Membaca Bersama
Kebersamaan dengan orang tua saat belajar akan membuat anak-anak
lebih mudah memahami suatu hal dibandingkan jika
mereka belajar sendiri atau bersama
orang lain. Untuk itu, cara mengajari anak membaca yang
pertama adalah mengajak anak membaca bersama. Anda dapat memulainya dengan memperkenalkan buku-buku dongeng. Sesekali, ajaklah mereka memilih buku yang disukai untuk dibaca
bersama.
2.
Melibatkan Anak
Ketika Anda membaca bersama anak, libatkan mereka pada
alur cerita yang sedang dibacakan. Caranya adalah
dengan memberi pertanyaan saat Anda sedang membaca. Agar
lebih mudah, Anda juga bisa menggunakan buku cerita yang dilengkapi
banyak gambar. Pancing mereka untuk menebak gambar-gambar
yang ada di buku.
Cara mengajari anak membaca seperti ini akan lebih
efektif karena anak-anak menjadi lebih sering berinteraksi dengan buku. Selain itu, Anda
juga dapat menggali kesukaan anak-anak akan berbagai hal yang mereka
lihat di buku. Dengan begitu, Anda juga dapat mulai mengenali bakat
dan minat mereka
sejak dini.
3.
Tidak Terburu-buru
Membaca memang merupakan salah satu kemampuan yang harus
bisa dikuasai anak-anak. Namun, satu hal yang perlu Anda tahu adalah
kemampuan membaca bukanlah satu-satunya yang harus dikuasai sejak dini. Tidak
bijak jika anak-anak prasekolah atau usia TK dituntut untuk dapat membaca secara fasih.
Kenyataannya, syarat untuk masuk sekolah dasar bukanlah membaca.
Idealnya, kemampuan membaca diajarkan mulai usia SD. Orang
tua tidak perlu terburu-buru mengajarkan membaca kepada anak yang masih berusia
prasekolah atau TK, hingga merenggut dunia bermain mereka. Biarkan mereka belajar
mengenal teman-temannya
sehingga kemampuan bersosialisasi mereka tumbuh dengan baik.
4.
Menggunakan
Kartu Abjad
Belajar membaca tidaklah melulu berhubungan dengan buku. Cara
mengajari anak membaca dengan menyenangkan dapat dilakukan
menggunakan kartu abjad warna-warni yang memiliki
gambar-gambar menarik. Cara ini lebih efektif karena anak tidak hanya bisa mengeja abjad, tetapi juga mengenal warna dan gambar sekaligus. Cara
ini akan lebih menyenangkan jika kartu
abjad dibuat bersama-sama dengan anak.
5.
Memanfaatkan
Lingkungan Sekitar
Anak-anak bisa belajar di berbagai tempat: rumah, pusat perbelanjaan, taman bermain, jalan raya,
atau di manapun itu, termasuk tempat rekreasi. Ketika sedang berjalan-jalan bersama
dan ada tanda lalu lintas dengan simbol huruf, Anda
bisa memanfaatkannya untuk mengenalkan huruf. Cara ini akan memberikan pengetahuan baru bagi mereka
tentang huruf, juga
simbol rambu lalu lintas dan fungsinya.
Saat mengajari anak-anak membaca, usahakan untuk melakukannya secara konsisten dan dengan cara yang menyenangkan.
Selain itu, biarkan mereka untuk memilih buku sesuai dengan minatnya. Membangun
kecerdasan anak akan lebih mudah jika Anda mengajari anak sesuai karakternya. Cara ini juga mulai diterapkan di sekolah, salah satunya di sekolah inklusi di mana setiap anak memiliki hak pendidikan
yang sama.
Di
sekolah inklusi, anak-anak dapat mengembangkan kemampuan
mereka secara penuh. Metode pembelajaran yang unik memberikan keuntungan kepada mereka untuk mengembangkan diri. Dengan cara pengajaran yang disesuaikan
dengan karakteristik anak, sebaiknya Anda mempertimbangkan sekolah inklusi
dan mencari tahu lebih banyak agar
anak dapat berkembang dengan optimal.