Lima Cara Mengajar Anak SD yang Efektif
15 July 2020 09:37
Anak usia SD memiliki karakteristik tersendiri di tahap perkembangan mereka. Dalam belajar, sering kali guru memerhatikan beberapa hal untuk menentukan metode belajar pada anak SD. Cara belajar anak SD berbeda dengan cara belajar pada anak TK. Meskipun kegiatan belajar tidak lagi selalu menggunakan metode yang ringan, guru tetap harus menjaga situasi belajar agar tetap menyenangkan. Berikut adalah cara mengajar anak SD yang dapat Anda ketahui.
Belajar Sambil Bermain
Meskipun bukan anak TK, cara mengajar anak SD dengan permainan tetap menjadi metode yang efektif. Dalam permainan edukatif, daya pikir anak menjadi lebih aktif dibandingkan pada saat anak duduk diam mendengar penjelasan guru. Ketika anak belajar sambil bermain, mereka menjadi lebih fokus karena pada kegiatan bermain terdapat aturan yang bisa menstimulus anak. Anak akan lebih mudah mengingat pelajaran ketika kegiatan belajar dikemas dalam bentuk permainan edukatif.
Belajar dalam Kelompok
Cara mengajar anak SD yang menjadi salah satu metode yang paling efektif adalah dengan menggunakan sistem belajar kelompok. Materi pelajaran anak SD dapat dibahas lewat topik-topik kecil di kelompok belajar. Guru sering membagi kelas ke dalam beberapa kelompok untuk membahas topik tertentu. Selanjutnya, antarkelompok akan membagikan rangkuman dari masing-masing topik. Selain menyenangkan, cara belajar kelompok juga efektif untuk merangkum bab pelajaran yang terdiri dari banyak topik. Selain membahas pelajaran, dalam kelompok belajar, guru juga dapat memberikan tugas. Dengan mengerjakan tugas dalam kelompok, anak yang kurang paham pelajaran dapat dibantu oleh teman kelompoknya yang lebih paham. Kegiatan belajar kelompok ini bukan hanya dapat dilakukan di sekolah, tetapi dapat juga dilakukan di rumah dengan pengawasan orang tua.
Langsung Praktik
Cara mengajar anak SD tidak melulu harus dengan penjelasan dari buku.
Anak terkadang penasaran dengan praktik atau pengerjaan di lapangan. Ajak anak
untuk melakukan praktikum. Praktikum dapat dimulai dengan melakukan observasi
pada lingkungan, atau melakukan percobaan yang mudah dilakukan. Kegiatan praktik
yang melibatkan gerak tubuh anak juga menjadi salah satu cara mengajar anak SD
yang efektif. Dengan menggunakan pola belajar yang banyak melibatkan gerakan
akan membuat anak lebih memahami pelajaran. Beberapa anak memang mengandalkan kinetik
ketika belajar dan justru lebih sulit jika hanya lewat bacaan atau mendengar
penjelasan guru.
Gunakan Media Audio Visual
Cara belajar anak SD juga menjadi efektif ketika menggunakan media audio visual. Media ini sudah sering dijumpai anak dalam kehidupan sehari-hari. Anak akan menjadi lebih tertarik belajar jika menggunakan media yang erat dengan diri mereka. Beberapa pelajaran seperti pelajaran bahasa dapat menampilkan tayangan atau percakapan yang dapat dibahas di kelas. Materi yang berkaitan tentang sejarah atau cerita tokoh juga dapat dikemas melalui tayangan atau film singkat. Anak akan lebih tertarik untuk mengulas materi tersebut dibandingkan lewat pembelajaran tatap muka biasa. Dengan menggunakan variasi belajar yakni melalui media audio visual anak menjadi tidak mudah jenuh.
Ajarkan Manajemen Waktu
Cara mengajar anak SD tidak lagi seperti anak TK yang lebih fleksibel. Meskipun
harus menarik dan menyenangkan, anak SD sudah harus mengenal disiplin dalam hal
waktu. Guru sudah mulai mengajari anak tentang manajemen waktu. Ketika dalam
sesi belajar sambil bermain, anak harus diberikan batas waktu dan harus
dibiasakan melakukan evaluasi setelah selesai kegiatan. Mengenai tugas, guru
sudah membiasakan anak untuk menyelesaikan sesuai batas waktu yang diberikan.
Akan ada konsekuensi apabila anak tidak disiplin mengenai waktu belajar. Orang
tua juga dapat melatih anak tentang disiplin waktu belajar di rumah. Hal ini
akan membantu anak terbiasa dengan manajemen waktu yang baik ke depannya.
Demikian lima cara mengajar anak SD yang perlu diketahui. Anda dapat
membantu belajar anak di rumah dengan menggunakan metode yang sama yang
digunakan di sekolah. Sama halnya dengan
kelima cara mengajar diatas, sekolah sepatutnya memiliki ribuan ilmu cara
mengajar yang sesuai dengan anak.
Hal ini karena tiap anak berbeda, tiap anak
unik. Sebagai tim pengajar sepatutnya dapat memahami karakter anak agar dapat
mengetahui cara mengajar yang pas sehingga semua anak dapat memahami pelajaran
yang dberikan. Hal ini diperhatikan oleh sekolah inklusi, sehingga memberikan
metode belajar yang unik dari sekolah kovensional. Temukan informasi -
informasi lebih banyak mengenai sekolah inklusi dengan click disini.