METODE BELAJAR SEKOLAH

Perbedaan Sekolah International dengan Sekolah Biasa

10 October 2020 00:00

Kehadiran sekolah international di kota besar memberikan lebih banyak alternatif bagi para orang tua untuk menyekolahkan anak-anaknya. Namun, sebelum memutuskan untuk memasukkan anak-anak ke sekolah tersebut, perlu kiranya Anda sebagai orang tua mengetahui perbedaan antara international school dengan sekolah nasional yang kita kenal selama ini.

5 Perbedaan Sekolah International dan Sekolah Nasional

Dilihat dari namanya saja sudah jelas bahwa sekolah internasional dan sekolah nasional memiliki perbedaan. Namun, mungkin Anda belum mengetahui secara detail apa saja perbedaannya. Mengetahui perbedaan ini sangat penting karena akan berpengaruh pada proses belajar anak Anda di sekolah tersebut. Berikut ulasannya.

1.     Kurikulum yang Digunakan

Sekolah nasional menggunakan kurikulum yang disusun oleh pemerintah. Kurikulum nasional ini dirumuskan oleh Kementerian Pendidikan Republik Indonesia dan wajib digunakan baik sekolah negeri maupun swasta. Selain aspek pengetahuan, kurikulum pendidikan nasional juga dibuat dengan tujuan untuk membekali para siswa dengan keterampilan dan sikap yang baik.

Sementara itu, sesuai namanya, sekolah international menerapkan kurikulum berbasis internasional. Dua kurikulum yang paling banyak digunakan adalah Cambridge International Examination (CIE) dan International Baccalaureate (IB). Karena menggunakan kurikulum internasional, guru-guru di sekolah ini juga harus memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar yang berlaku.

2.     Bahasa Pengantar

Kebanyakan sekolah international menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar sehari-hari. Selain itu, ada juga sekolah internasional yang menggunakan bahasa lain, seperti bahasa Mandarin dan Jerman. Dengan pengajar yang merupakan native speaker, kemampuan bahasa para siswa akan terasah dengan lebih baik.

Sesuai dengan kurikulum nasional, bahasa pengantar yang digunakan di sekolah nasional adalah bahasa Indonesia. Bahasa Inggris di sekolah nasional hanya menjadi salah satu mata pelajaran dengan porsi yang kecil. Namun, ada juga sekolah-sekolah swasta yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua setelah bahasa Indonesia.

3.     Sistem Ujian

Di sekolah-sekolah nasional, anak-anak kita mengenal ujian tengah semester (UTS) dan ujian akhir semester (UAS) sebagai alat untuk mengevaluasi keberhasilan proses belajar mengajar.

Di sekolah internasional, selain harus mengikuti UAS dan UTS, para siswa juga harus mengikuti ujian resmi dari IB atau CIE sesuai kurikulum yang digunakan. Namun, ujian internasional ini hanya dilakukan saat memasuki level 12.


4.     Metode Pembelajaran

Perbedaan yang sangat mencolok antara sekolah international dengan sekolah biasa adalah dalam hal metode pembelajarannya. Jumlah mata pelajaran yang diajarkan di international school lebih sedikit, hanya terdiri dari bahasa Inggris, matematika, fisika, dan kimia, dan beberapa mata pelajaran pilihan.

Sebaliknya, di sekolah nasional, para siswa harus menerima dan menguasai lebih banyak mata pelajaran. Selain mata pelajaran utama tadi, ada juga olahraga, keterampilan, pendidikan seni, dan ilmu sosial yang sifatnya wajib diikuti oleh para siswa. Di samping itu, ada juga pelajaran yang dikenal dengan istilah muatan lokal yang disesuaikan dengan lokasi sekolah tersebut.

5.     Sarana dan Prasarana

Biaya pendidikan di sekolah internasional memang sangat mahal, tetapi sebanding dengan kualitas dan fasilitas yang disediakan demi berlangsungnya kegiatan belajar mengajar yang ideal.

Kondisi tersebut tentu sangat berbeda dengan sekolah nasional, terutama sekolah negeri. Pada sekolah negeri, fasilitas sekolah bergantung pada dana pendidikan yang dianggarkan pemerintah, sedangkan fasilitas di sekolah swasta tergantung pada dana yayasan, partisipasi orang tua, dan CSR.

Fasilitas pendidikan yang memadai tidak hanya bisa ditemukan di sekolah international, tetapi juga di sekolah inklusi. Di sekolah jenis ini, pengadaan sarana dan prasarana belajar disesuaikan dengan kebutuhan, gaya belajar, minat, dan bakat anak. Dengan demikian, potensi setiap anak akan tergali dengan lebih maksimal.

Mengapa fasilitas sangat penting? Di sekolah ini, setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang terbaik, termasuk ABK (anak berkebutuhan khusus). Sangat menarik, bukan? Nah, bagi Anda yang memiliki anak usia sekolah, sudah sewajarnya jika informasi tentang sekolah inklusi Anda ketahui. Jadi, jangan ragu untuk mencari referensi terpercaya tentang sekolah yang satu ini.