Mengenal Arti Inklusif dalam Dunia Pendidikan Anak
28 September 2020 00:00
Merencanakan pendidikan untuk sang buah hati bukanlah hal
mudah karena akan sangat menentukan masa depannya kelak. Dengan banyaknya
pilihan sekolah yang ada saat ini, Anda perlu berhati-hati dan cermat dalam
memilih sekolah. Belakangan ini, mungkin Anda juga makin akrab dengan istilah
pendidikan inklusif. Apa arti inklusif
dan bagaimana pengaruhnya dalam pendidikan anak? Berikut ulasannya.
Arti
Inklusif dalam
Pendidikan Anak
Dari segi bahasa, inklusif berasal dari kata inklusi. Dalam
Kamus Besar Bahasa Indonesia, inklusi memiliki beberapa pengertian, salah
satunya adalah ‘kegiatan mengajar siswa dengan kebutuhan khusus pada kelas
reguler’.
Dalam konteks pendidikan yang lebih luas, arti inklusif
adalah pendidikan yang responsif terhadap keberagaman karakter dan kebutuhan
anak, bukan hanya anak berkebutuhan
khusus (ABK), tetapi semua anak. Pendidikan inklusif sangat peduli pada hak
asasi anak sehingga sistem pendidikanlah yang menyesuaikan dengan kebutuhan
anak, bukan anak yang menyesuaikan diri dengan sistem.
Pendidikan inklusif dijalankan dengan 3 prinsip utama,
yaitu bahwa setiap anak:
- sama
berharga;
- harus
diperlakukan dengan sikap respek; dan
- harus mendapat ruang belajar yang setara.
Ciri Khas Pendidikan Inklusif
Berdasarkan arti inklusif di atas, tampak bahwa pendidikan
inklusif memiliki perbedaan yang sangat signifikan dengan pendidikan pada
umumnya. Tiga prinsip utama yang menjadi landasan membuat pendidikan inklusif
memiliki ciri khas sebagai berikut.
1.
Memberi
Ruang Belajar untuk ABK
Inilah ciri pertama yang paling menonjol dari pendidikan
inklusif. Memberikan ruang dan kesempatan belajar yang sama tidak hanya
bermanfaat bagi ABK sendiri, tetapi juga seluruh peserta didik. Mereka akan belajar
tentang perbedaan lewat kehidupan nyata sehari-sehari, bukan dari teori dalam
buku. Mereka akan memahami bahwa perbedaan kondisi fisik dan mental tidak
berarti mereka memiliki hak belajar yang berbeda.
2.
Memandang
Perbedaan sebagai Kewajaran
Dalam pandangan pendidikan inklusif, sekolah luar biasa
(SLB) membuat sekat perbedaan antara anak berkebutuhan khusus dengan anak lain
menjadi makin tajam. Pendidikan inklusif berusaha menghapus sekat tersebut dengan
memandang bahwa perbedaan itu ada, tetapi bukan untuk dibedakan. Anak didik pun
akan memahami bahwa kondisi teman mereka yang berkebutuhan khusus adalah
sesuatu yang wajar.
3.
Memahami
Bahwa Setiap Anak adalah Unik
Salah satu fenomena yang kurang menggembirakan dalam dunia
pendidikan Indonesia adalah kecenderungan sekolah untuk menyamaratakan
kemampuan anak. Setiap anak diberi beban yang sama dan dituntut untuk memiliki
kemampuan yang sama dalam menguasai semua mata pelajaran tanpa memedulikan
potensi masing-masing.
Pendidikan inklusif memberikan alternatif bagi orang tua
yang ingin anak-anaknya mendapatkan pendidikan yang akan membuat potensi anak
berkembang. Karena setiap anak adalah unik, anak tidak dipaksa untuk memiliki
prestasi akademik yang sama bagusnya, tetapi disesuaikan dengan minat dan bakat
setiap anak.
4.
Seluruh
Aspek Pendidikan Mendukung Potensi Anak
Visi dan misi pendidikan inklusif untuk memberikan
pendidikan yang setara dan berbasis potensi anak tidak akan dapat dilaksanakan
jika tidak didukung oleh seluruh aspek penting pendidikan. Mulai dari
kurikulum, tenaga pendidik, proses dan metode belajar mengajar, juga fasilitas
yang ada seluruhnya dirancang untuk mendukung pengempangan potensi setiap anak.
Pemahaman arti inklusif dalam dunia pendidikan yang makin luas
tampak dari makin banyaknya sekolah inklusi di Indonesia. Hal ini tentunya
menjadi angin segar dalam dunia pendidikan dan kabar baik bagi para orang tua
yang menyadari bahwa keberhasilan pendidikan tidak ditentukan oleh prestasi
akademik, tetapi seberapa jauh potensi anak berhasil dikembangkan.
Sekolah inklusi menjadi alternatif sarana pendidikan bagi
Anda yang memiliki tujuan pendidikan yang jelas untuk putra-putrinya. Agar tak
salah memilih sekolah untuk putra-putri tercinta, alangkah baiknya jika Anda
mencari informasi sebanyak mungkin tentang sekolah inklusi yang akan mendukung pencapaian tujuan pendidikan yang ditetapkan
keluarga.