Mengenal Pengertian Pendekatan Pembelajaran di Sekolah
07 July 2020 11:00
Sebagai orang tua, Anda perlu mengetahui pengertian pendekatan pembelajaran dan jenis-jenis pendekatan yang diterapkan di sekolah untuk mendidik murid-muridnya. Hal ini dikarenakan pendekatan pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan kerberhasilan belajar anak. Berikut akan dibahas lebih dalam mengenai pengertian pendekatan pembelajaran beserta jenis-jenisnya.
Pengertian
pendekatan pembelajaran
Pendekatan pembelajaran disebut
sebagai sudut
pandang terhadap proses pembelajaran. Menjadikannya wadah atau dasar
dari proses pembelajaran yang menginspirasi dan menguatkan. Pendekatan
pembelajaran menjadi
latar belakang dan patokan dalam menentukan metode pembelajaran. Sederhananya,
pengertian pendekatan pembelajaran adalah persiapan atau langkah awal dari
proses pembelajaran agar tercapainya kompetensi yang diinginkan. Manfaat
pendekatan pembelajaran adalah sebagai cara umum dalam memandang permasalahan
dan objek kajian. Pendekatan tersebut diturunkan ke dalam strategi pembelajaran
dengan menggunakan langkah-langkah yang
sistematis.
Selain pengertian pendekatan pembelajaran, terdapat pula jenis-jenis pendekatan pembelajaran yang akan dibahas lebih lanjut di bawah ini.
Jenis-jenis
pendekatan pembelajaran
Dalam pengertian Pendekatan pembelajaran dibagi menjadi dua jenis, yaitu pendekatan pembelajaran berpusat pada guru dan pendekatan pembelajaran berpusat siswa.
Pendekatan
Pembelajaran Berpusat pada Guru
Pengertian pendekatan
pembelajaran berpusat pada guru atau dikenal dengan istilah Teacher Based
Learning ini,
menempatan guru sebagai satu-satunya sumber pembelajaran. Dalam hal ini,
seluruh murid di kelas hanya memperoleh bahan pelajaran yang berasal dari guru.
Guru sebagai satu-satunya media belajar mengarahkan murid-muridnya ke arah yang
diharapkan. Tujuan dari pendekatan ini adalah agar murid memperoleh informasi
yang pasti tanpa digoyahkan dengan informasi lain. Guru diposisikan sebagai
orang yang serba tahu dan serba benar.
Kelebihan
Pendekatan Pembelajaran Berpusat pada Guru
Kelebihan pendekatan
pembelajaran yang
berpusat pada guru
terletak pada
kepastian informasi yang diterima murid.
Anda tidak perlu khawatir anak Anda akan memperoleh informasi yang salah
mengenai pelajaran, karena guru cenderung dengan tegas akan menyampaikan
pelajaran serta referensi yang digunakan. Dengan demikian, anak akan lebih muda
menerima informasi tanpa harus mencari tahu dari sumber lain. Tujuan dari
pembelajaran yang dilakukan juga akan lebih mudah tercapai karena guru memberikan
arah yang pasti di kelas.
Kekurangan
Pendekatan Pembelajaran Berpusat pada Guru
Kekurangan dari pendekatan pembelajaran model ini adalah murid cenderung menjadi pasif di kelas. Karena pusat kegiatan hanya terletak pada guru dan murid hanya mengambil peran sebagai penonton. Murid biasanya hanya duduk diam dan memerhatikan guru yang menjelaskan di papan tulis atau melalui bantuan slide. Informasi atau pelajaran yang didapatkan pun sebatas penjelasan guru. Murid menjadi bergantung pada guru dan tidak terbiasa mencari tahu dari sumber lain.
Pendekatan
Pembelajaran Berpusat pada Siswa
Pengertian pendekatan
pembelajaran yang berpusat pada siswa atau dikenal dengan istilah Student-Center
Learning adalah metode pendekatan yang berpusat pada kebutuhan, minat,
bakat dan kemampuan dari siswa. Dengan model pendekatan pembelajaran seperti
ini, siswa tidak terlalu bergantung pada guru. Siswa cenderung memiliki
kebebasan dalam memperoleh pelajaran dari berbagai sumber. Selain itu, siswa
juga dapat lebih aktif, kreatif, dan bisa saling belajar satu sama yang lain,
baik dengan metode diskusi kelompok, presentasi kelompok, maupun dalam bentuk
kuis atau permainan. Di dalam kelas yang menggunakan pendekatan
pembelajaran ini, murid akan terbiasa untuk kompetitif dengan yang lain.
Kelebihan
Pendekatan Pembelajaran Berpusat pada Siswa
Kelebihan
pendekatan pembelajaran ini adalah siswa terlatih untuk menjadi kreatif,
kompetitif, aktif, dan mandiri dalam belajar. Siswa tidak lagi bergantung
dengan catatan yang diberikan oleh guru, melainkan memiliki catatan sendiri
atau bahkan metode sendiri yang diperoleh dari referensi buku atau bantuan
bimbingan belajar. Bahkan antara kelompok siswa yang satu dengan yang lain berkemungkinan terjadi
diskusi dan pertukaran informasi. Terkadang di dalam kelas, akan muncul
siswa-siswa yang berperan sebagai guru kecil yang
bertanggung jawab dalam kelompoknya. Dengan begitu, ilmu yang diperoleh siswa menjadi
lebih luas. Siswa dapat tampil lebih unggul dan tetap cemerlang saat di luar
kelas.
Kekurangan
Pendekatan Pembelajaran Berpusat pada Siswa
Meskipun
guru tidak lagi menjadi pusat dalam pembelajaran di kelas, guru tetap harus
memegang kendali. Dalam pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa, guru
menjadi lebih sulit untuk mengatur kelas, karena siswa cenderung aktif satu dengan yang lain.
Selain itu, terlalu banyak informasi yang dibagikan di kelas dengan sumber yang
belum jelas dapat menimbulkan kebingungan di antara beberapa siswa. Oleh karena
itu, guru tetap perlu memeriksa kebenaran setiap informasi yang dibagikan.
Dengan
berbagai pendekatan pembelajaran di kelas, diharapkan siswa dapat lebih mudah
memahami pelajaran. Setiap anak terkadang memiliki kecenderungan yang berbeda,
ada yang lebih mudah jika diterapkan pendekatan berpusat pada guru, ada juga
yang lebih senang dengan pendekatan yang berpusat pada mereka. Pada dasarnya
guru harus mampu melihat situasi dan kondisi kelas mereka dan menimbang materi
yang akan diberikan. Anda dapat mengunjungi laman ini untuk
melihat bagaimana pendekatan pembelajaran diaplikasikan dalam kelas.