Pendidikan Karakter Adalah Metode Pengembangan Potensi Anak
08 September 2020 00:00
Pendidikan karakter adalah hal yang sangat penting dan krusial dalam dunia
pendidikan yaitu sebagai pilar penentu masa depan umat manusia. Pendidikan yang
diberikan di dalam keluarga, sekolah, maupun di tempat-tempat lain seharusnya
bisa memberikan manfaat dan membentuk pola pikir yang memiliki karakter.
Salah satu contoh keberhasilan guru dalam mendidik siswanya adalah ketika berada di dalam antrean. Ketika seseorang datang terlambat dan mau mengantre, artinya ia telah mempelajari serta menerima konsekuensi mendapatkan antrean nomor belakang. Mengantre memberikan pelajaran untuk menghargai sistem, sikap disiplin, hak orang lain, dan konsekuensi atas perbuatannya sendiri.
Pendidikan Karakter Adalah Kunci Utama
Pendidikan adalah sebuah proses pembelajaran
pengetahuan, keterampilan, dan berbagai kebiasaan-kebiasaan yang diwariskan
kepada generasi berikutnya. Adapun karakter adalah kepribadian, watak, dan
sifat individu yang mengarahkan/membentuk kebiasaan serta keyakinan seseorang
dalam menjalani kehidupan.
Jadi, pendidikan karakter dapat diartikan sebagai sistem
pendidikan yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter. Nilai-nilai
karakter tersebut mengandung komponen pengetahuan, kesadaran/kemauan, serta
tindakan untuk menerapkan nilai-nilai tersebut. Dengan kata lain, pendidikan karakter adalah usaha yang dilakukan
untuk mendidik dan memberdayakan potensi yang dimiliki seseorang.
Setiap anak memiliki potensi/bakat yang harus digali
agar memiliki karakter dan bisa bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun
lingkungan. Selain itu, pendidikan karakter juga memiliki beberapa fungsi
antara lain:
Pendidikan karakter adalah pendidikan yang bertujuan untuk membangun generasi
bangsa yang tangguh, berakhlak mulia, memiliki moral, toleransi, dan gotong
royong. Di Indonesia sendiri, gerakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) difokuskan
pada lima karakter utama yang ada di dalam Pancasila, yaitu:
Pendidikan karakter adalah kunci utama pembentukan karakter yang harus dilakukan
sejak usia dini dalam keluarga, sekolah, maupun lingkungan sekitar. Apalagi di
zaman sekarang, tanpa pendidikan karakter yang bagus, globalisasi dapat
memberikan dampak negatif bagi generasi bangsa. Salah satu sikap yang bisa
dilakukan oleh orang tua adalah dengan memilih sekolah yang tepat bagi anaknya.
Untuk membantu pembelajaran dan penerapan pendidikan
karakter yang lebih optimal, orang tua bisa memasukkan anak-anaknya ke sekolah
inklusi. Sekolah ini memiliki sistem pembelajaran individual sehingga dapat
mendorong perkembangan potensi dan bakat anak sesuai kapasitasnya. Pendidikan
inklusi juga diperuntukkan bagi anak berkebutuhan khusus agar dapat
mengembangkan bakatnya.
Setiap anak dilahirkan dengan bakat/potensi yang unik.
Orang tua dan tenaga pendidik harus membantu anak untuk mengembangkannya. Tidak
seperti sekolah umum, sekolah inklusi tidak memaksa anak menguasai semua mata
pelajaran, tetapi fokus pada potensi masing-masing. Anda bisa mencari tahu
lebih banyak tentang sekolah inklusi
untuk membantu anak mengembangkan potensinya.