Pentingnya Pelajaran Anak PAUD bagi Perkembangan Anak
10 July 2020 10:57
Pendidikan
pada anak usia dini atau dikenal dengan sebutan PAUD telah banyak berkembang di
kalangan masyarakat. Orang tua mulai sadar pentingnya peran PAUD bagi
perkembangan anak. Sebenarnya apa saja yang dipelajari anak di PAUD? Apakah
anak sudah mulai belajar atau hanya bermain saja? Perlukah anak belajar di usia
yang sangat dini?
Pada dasarnya usia dini anak menjadi usia yang dapat dimanfaatkan orang tua untuk memperkenalkan banyak hal kepada mereka. Pada usia dini, anak cenderung mudah mencerna apa saja dibandingkan usia dewasa. Tidak heran di PAUD, anak sudah mulai diperkenalkan dengan pelajaran-pelajaran mendasar yang menjadi bekal mereka di TK. Di bawah ini akan dibahas pelajaran anak PAUD yang perlu Anda ketahui.
Huruf dan Bunyi
Di sekolah, anak usia dini sudah diperkenalkan dengan 26 huruf, baik bentuk maupun bunyinya. Di PAUD huruf-huruf tersebut sering dibawakan dalam bentuk lagu abjad. Anak juga dapat melihat bentuk dari huruf-huruf tersebut melalui media gambar. Mereka sudah diperkenalkan dengan bentuk huruf kapital dan huruf kecil dan menjadi familiar dengan huruf vocal: a, i, u, e, o beserta lafal dan bunyi yang dihasilkan. Bahkan anak sudah diajarkan untuk terbiasa menulis nama mereka sekaligus dilatih untuk mulai mengenal kata-kata yang sederhana seperti “mama†dan “papaâ€.
Warna, Bentuk,
dan Objek
Pelajaran
anak PAUD selanjutnya adalah mengenai warna, bentuk, dan objek. Anak sudah
diperkenalkan dengan identitas warna yang mereka lihat, baik dalam bahasa
Indonesia maupun dalam bahasa inggris. Mereka juga belajar tentang bentuk,
seperti bentuk lingkaran, segitiga, persegi, dan lain-lain. Selanjutnya, mereka mengenal objek yang
ada di lingkungan mereka. Lewat pelajaran anak PAUD ini, mereka jadi bisa
mengidentifikasi suatu objek memiliki bentuk dan warna seperti apa. Contohnya,
mereka dapat tahu bola berbentuk lingkaran dan warnanya hitam-putih. Mereka dapat
menggambar kepala dan tahu bahwa bentuknya bulat. Mereka tahu bentuk dasar
gunung dan atap rumah adalah segitiga. Mereka juga dapat menyebutkan contoh
benda berbentuk persegi, seperti meja, pintu, lemari, maupun buku.
Angka dan Berhitung
Pelajaran anak PAUD yang lain adalah tentang matematika. Mereka mulai mengenal angka 1 hingga 10. Bentuk dari angka dan jumlah dari benda yang mewakili angka juga diperkenalkan kepada mereka. Pelajaran anak PAUD yang berkaitan dengan angka ini biasa diterapkan lewat benda atau praktik langsung. Biasanya anak disuruh mengambil benda dengan jumlah tertentu. Contoh: ambil lima buah balok. Atau guru menyediakan sejumlah benda dan anak diminta untuk menghitung jumlah benda tersebut. Jika anak sudah mengenal angka dan dapat berhitung secara berurut, tingkat pelajaran anak PAUD selanjutnya adalah menghitung mundur. Ini akan menjadi bekal mereka untuk belajar penjumlahan dan pengurangan di TK.
Menggunting dan Menggambar
Pelajaran anak PAUD yang tidak kalah penting lainnya adalah menggunting dan menggambar. Kegiatan menggunting dan menggambar ini ditujukan untuk melatih gerak motorik anak terutama pada bagian tangan. Anak dengan kemampuan motorik yang baik dapat dilihat ketika mereka dapat memegang barang dengan erat, dapat menggenggam alat tulis dengan kuat, dan dapat melakukan gerak buku-tutup jari-jari tangan dengan lancar. Selain latihan gerak motorik, pelajaran anak PAUD menggambar dan menggunting juga melatih imaginasi dan kreativitas anak.
Bersosialisasi
Pelajaran
anak PAUD yang paling
mendasar adalah sosialisasi. Anak dilatih untuk memberi salam, memberi respon
dari pertanyaan, dan bertanya kepada guru. Sosialisasi anak yang mengikuti PAUD
berkembang lebih luas, tidak hanya meliputi lingkungan keluarga, tetapi juga
lingkungan sekolah. Anak dengan kemampuan sosialisasi yang baik ditunjukkan melalui keaktifan komunikasi mereka dengan
sesama teman dan guru.
Meskipun
dibungkus dalam bentuk permainan, pelajaran anak PAUD tetap memerhatikan kemampuan, minat, dan karakter anak. Dengan
pembekalan yang lebih dini, anak lebih siap untuk melangkah ke jenjang pendidikan
selanjutnya. Sama
halnya dengan memberikan pembelakalan lebih dini dimasa PAUD, orang tua
sebaiknya memberikan Pendidikan terbaik sejak dini pada anak.
Pendidikan diberikan secara tepat agar hal-hal positif
terserap dengan baik pada anak. Bagaimana memberikan Pendidikan yang tepat?
Mula-mula Anda patut mengetahui karakter anak agar dapat menyampaikan pelajaran
dengan tepat. Sekarang ini, ada sekolah inklusi yang dapat memberikan
pelajaran menyesuaikan dengan karakter anak. Dengan begitu pelajaran dapat
terserap dengan baik bahkan mendukung bakatnya.