Kenali Cara Mendidik Anak Usia 6 Tahun yang Tepat dan Efektif
28 September 2020 03:42
Usia 6 tahun adalah usia ketika seorang anak mulai bersiap untuk memasuki jenjang sekolah dasar. Karena itu, orang tua perlu memahami cara mendidik anak usia 6 tahun secara tepat dan efektif agar anak betul-betul siap mengikuti proses belajar di sekolah barunya, yang tentu berbeda dengan dunia taman kanak-kanak. Untuk itu, ada beberapa hal yang patut Anda ketahui dalam mendidik buah hati sesuai usianya.
Perkembangan Anak Usia 6 Tahun
Memahami perkembangan anak adalah hal mendasar yang sangat penting dan menentukan cara mendidik anak usia 6 tahun. Pada usia ini, anak mulai meninggalkan usia balita dan menunjukkan perkembangan hati yang sangat pesat baik dari aspek fisik, emosi, kognitif, sosial, maupun bahasa.
1. Aspek Fisik
Pada usia 6 tahun, berat dan tinggi badan anak akan bertambah secara signifikan. Fungsi organ tubuhnya makin berkembang dan tumbuh gigi geraham. Anak juga lebih aktif bergerak, menyukai aktivitas yang membutuhkan keseimbangan dan kekuatan kaki, seperti bermain sepeda. Jari-jarinya makin terampil dalam menulis, menggambar, dan membuat kerajinan.
2. Aspek Emosi
Perkembangan emosi anak usia 6 tahun ditandai dengan kemampuan dalam mengenal lebih banyak variasi ekspresi orang lain. Anak akan mengekspresikan emosi dengan lebih terbuka, mudah marah, dan terkadang sulit dikontrol. Namun, ia justru mampu menyelesaikan konflik dengan diskusi.
3. Aspek Kognitif
Perkembangan kognitif ini sangat penting dalam menentukan cara mendidik anak usia 6 tahun. Daya pikirnya berkembang sangat pesat dan rasa ingin tahunya sangat besar sehingga ia akan sering bertanya tentang banyak hal. Anak juga gemar melakukan pengamatan, mampu mengelompokkan, menyusun, dan menghitung, serta memecahkan masalah yang sederhana. Daya imajinasinya pun makin berkembang.
4. Perkembangan Sosial
Dalam interaksi sosial, anak usia 6 tahun sudah mampu menyesuaikan diri dengan cepat sehingga ia mulai memiliki sahabat, mampu bekerja sama, senang berbagi, dan suka menolong. Ia juga memiliki kemampuan dan keberanian untuk bercerita di depan teman-temannya.
5. Perkembangan Bahasa
Perkembangan bahasa anak usia 6 tahun ditandai dengan makin banyaknya kosakata yang dikenal anak, dari 2.500 kata menjadi 8.000 hingga 14.000 kata. Hal ini dipengaruhi interaksi dan komunikasi di sekolah. Penguasaan kosakata membuat anak makin terampil mengolah informasi dan mengungkapkan gagasan.
Cara Mendidik Anak Usia 6 Tahun
Keberhasilan dalam mendidik anak ditentukan oleh kesesuaian antara metode yang digunakan dengan tahap perkembangan. Berdasarkan kelima aspek di atas, ada beberapa cara mendidik anak 6 tahun dalam rangka menyiapkan anak untuk mulai memasuki jenjang SD, meliputi cara mengajari anak membaca, menulis, dan bahasa Inggris, serta kiat mengatasi anak malas sekolah yang tepat dan efektif.
1. Cara Mengajari Anak Membaca
Usia 6 tahun merupakan usia yang paling tepat bagi seorang
anak untuk mulai belajar membaca. Di sekolah, anak akan banyak diajari cara
membaca tanpa mengeja dan memahami sebagian besar kata dan kalimat. Anda bisa
membantu si kecil dengan mengajarkan cara cepat belajar membaca di rumah.
a. Perkenalkan
huruf dengan cara yang menyenangkan, misalnya dengan menggunakan flashcard, bernyanyi sambil membaca
tabel huruf, atau cara lain yang menarik. Meskipun menggunakan cara cepat
belajar membaca, cara pengucapan huruf harus tetap disampaikan dengan benar.
b. Cara
cepat belajar membaca berikutnya adalah perkenalkan anak dengan suku kata dan
biarkan anak menghafalnya, dimulai dengan suku kata yang ada di dalam konsonan
B sampai Z, lalu diikuti huruf vokal A, I, U, E, dan O, misalnya ba, bi, bu,
be, bo, ca, ci, cu, ce, co, dan seterusnya.
c. Ajak
anak untuk membaca suku kata yang lebih bervariasi, tetapi tetap berakhiran huruf
vokal dan membentuk kata yang sudah dikenal oleh anak, misalnya bu-ku, bo-la,
dan lainnya. Ini adalah salah satu kunci cara cepat belajar membaca.
d. Memperkenalkan
dan mengajarkan huruf mati menjadi langkah berikutnya dalam mengajarkan cara
cepat belajar membaca pada anak. Anda bisa memperkenalkan si kecil dengan huruf
seperti ‘ny’, ‘ng’, ‘sy’, dan sejenisnya.
e. Pada tahap terakhir, latihlah anak untuk membaca kata dengan utuh tanpa mengeja. Ini merupakan salah satu kunci cara cepat belajar membaca untuk anak. Pada mulanya, anak mungkin akan mengalami kesulitan, tetapi dengan metode yang tepat sesuai karakternya, anak akan bisa segera lancar membaca.
2. Cara Mengajari Anak Menulis
Hal penting selanjutnya dalam cara mendidik anak usia 6 tahun adalah mengajari anak menulis. Kegiatan menulis melibatkan keterampilan motorik halus sehingga Anda bisa memulainya dengan meminta anak menarik garis, menggambar lingkaran, dan menghubungkan titik-titik. Anda bisa mencoba beberapa cara mengajari anak menulis berikut ini.
a. Siapkan
perlengkapan menulis yang menarik, misalnya alat tulis berwarna-warni dan
kertas bergambar, dan tempat yang nyaman khusus untuk belajar menulis.
b. Awali
cara mengajari anak menulis dengan mengajak anak menuliskan hal-hal yang ditemui
dalam keseharian, misalnya pesan untuk anggota keluarga, daftar belanja
mingguan, dan sebagainya.
c. Setelah
itu, ajari anak untuk menulis dengan struktur kalimat yang benar dengan cara
mendiskusikan apa yang akan ditulis lebih dahulu, kemudian barulah anak
menuliskannya.
d. Cara
mengajari anak menulis juga bisa dilakukan di luar rumah dengan memanfaatkan
benda yang ada, misalnya menulis di tanah menggunakan ranting pohon.
e. Menggambar
benda kesukaan anak dan menuliskan namanya juga bisa menjadi cara mengajari
anak menulis yang menarik.
f. Bagian yang tak kalah penting dari cara mengajari anak menulis adalah jangan memaksa anak menulis, tetapi biarkan ia menikmati proses belajarnya.
3. Cara Mengajari Anak Bahasa Inggris
Menguasai bahasa Inggris saat ini menjadi salah satu kunci kesuksesan anak di masa depan. Karena itu, orang tua perlu mengenalkan cara belajar bahasa Inggris dengan cepat kepada anak sejak usia dini. Bagaimana caranya?
a. Cara
belajar bahasa Inggris dengan cepat dimulai dengan mengenal tenses atau bentuk kata karena merupakan
hal yang paling mendasar dalam bahasa Inggris.
b. Mendengarkan
(listening) audio percakapan dalam
bahasa Inggris sehingga anak terbiasa dengan istilah-istilah dan memahami
ucapan orang lain.
c. Membaca
(reading) juga menjadi salah satu cara belajar bahasa Inggris dengan cepat
karena akan membuat anak lebih peka terhadap struktur kata dan kalimat serta
menambah kosakata baru.
d. Menulis
(writing) kata-kata dalam bahasa Inggris sebagai penerapan tiga kemampuan yang
sudah dipelajari sebelumnya. Selain merupakan cara belajar bahasa Inggris
dengan cepat, writing juga berfungsi sebagai alat untuk melakukan evaluasi
hasil belajar anak.
e. Membacakan
buku-buku cerita dan bermain game dalam bahasa Inggris juga menjadi cara
belajar bahasa Inggris dengan cepat dan menyenangkan untuk anak usia 6 tahun.
f. Berbicara (speaking) dalam bahasa Inggris menjadi hal terakhir yang perlu dikuasai dan merupakan kunci penting cara belajar bahasa Inggris dengan cepat. Sering-seringlah mengajak anak untuk bercakap-cakap dalam bahasa Inggris.
4. Kiat Menghadapi Anak Malas Sekolah
Masa transisi dari TK ke SD bagi sebagian anak mungkin agak terasa berat. Ia harus bangun lebih pagi, berada di sekolah lebih lama, dan belajar hal-hal yang sama sekali berbeda dengan di TK. Karena itu, tidak heran jika tiba-tiba anak malas sekolah. Jangan buru-buru memarahi anak. Anda bisa mencoba beberapa kiat berikut ini untuk mengatasinya.
a. Jika
anak malas sekolah dengan alasan merasa tidak enak badan, cobalah periksa
apakah anak demam, wajahnya pucat, terdapat luka, atau lainnya. Untuk
memastikan kondisi anak, tidak ada salahnya Anda membawanya ke dokter.
b. Ajak
anak berbicara dengan lemah lembut, mintalah dia mengatakan hal yang
mengganggunya dan menyebabkan anak malas sekolah, dan bujuklah ia agar mau
kembali bersekolah.
c. Rasa
malas juga bisa disebabkan hal-hal yang terjadi di sekolah, misalnya suasana
yang tidak menyenangkan, membosankan, diganggu teman, atau lainnya. Anda perlu
menemui guru untuk membicarakan masalah ini dan mencari solusinya.
d. Mengatasi
anak malas sekolah juga bisa dilakukan dengan cara sederhana, misalnya dengan
membelikan perlengkapan sekolah dengan karakter animasi kesukaan anak.
Dalam mempraktikkan cara mendidik anak usia 6 tahun di atas,
Anda membutuhkan dukungan dari sekolah. Sekolah harus bisa menjadi tempat yang
menyenangkan bagi anak untuk belajar membaca, menulis, berhitung, dan
sebagainya. Metode belajar yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap
perkembangan anak bisa Anda temukan di sekolah inklusi.
Di sekolah ini, setiap proses belajar dilakukan dengan cara
yang efektif sehingga anak lebih cepat mengerti. Selain itu, kemampuan anak
untuk berbahasa Inggris juga akan cepat meningkat karena bahasa Inggris menjadi
bahasa pertama atau kedua di sekolah inklusi. Untuk memastikan sekolah mana yang paling tepat, Anda
bisa mencari informasi tentang sekolah inklusi dari berbagai sumber.